Penjelasan Isi Surat Teroris syaefuddin Zuhri


بثم الله الرحمن الرحيم

Tulisan singkat ini kami buat kami berkaitan dengan beberapa berita di Media Massa yang mengesankan bahwa buronan Teroris Indonesia yang bernama Syaefuddin Zuhri mempelajari atau memperoleh pemahamannya ketika Menuntut ilmu di Ma’had Syaikh Muqbil Bin Hady Al-Wadi’iy yang berada di Dammaj Yaman. (Darul Hadits Dammaj. Yaman)

Tidak akan ada tulisan panjang yang akan kami tulis, hanya kenyataan berikut yang kami paparkan, yang Insya Allah akan menepis semua tuduhan ini :

Pertama : Wallahu a’lam, apakah benar Syaefuddin Zuhri pernah menuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj Yaman semasa Syaikh Muqbil Bin Hady Al-Wadi’iy masih hidup (Beliau telah wafat sekitar 9 tahun lalu). Kalaupun benar, maka kami katakan tidaklah sesuatu yang dilakukan oleh seorang alumni lulusan Darul Hadits Dammaj menjadi pijakan dasar untuk menilai tentang Darul Hadits Dammaj dengan mengabaikan aktifitas ratusan ribu alumni Darul Hadits Dammaj Lainnya yangtelah tersebar di berbagai penjuru dunia (Ratusan diantaranya telah berada di Indonesia dan berdakwah). Bukankah banyak sekali orang Islam yang mencuri dan merampok dalam keadaan Islam tidak pernah mengajarkan untuk seperti itu dan tentunya kita tidak akan pernah menilai ajaran Islam dengan perilaku segelintir pemeluknya tanpa melihat asal dan inti ajaran Islam yang benar.

Kedua : Darul Hadits Dammaj sendiri semenjak didirikan oleh Syaikh Muqbil Bin Hady Al-Wadi’iy kemudian setelah wafatnya beliau digantikan oleh Syaikh Yahya Al-Hajuury berjalan diatas dakwah yang penuh hikmah dan kedamaian bukan dakwah dengan metode kekerasan dan terorisme (Silahkan lihat Wawancara mendiang Syaikh Muqbil Bin Hady Al-Wadi’iy yang kami lampirkan).

Ketiga : Ratusan Alumni Darul Hadits Dammaj yang kini telah pulang ke Indonesia dan telah berdakwah, menjadi bukti bahwa dakwah mereka bukanlah dakwah yang terkait dengan Terorisme. Bahkan mereka menjadi orang-orang terdepan yang membantu Pemerintah Indoensia degan memerangi terorisme dengan memahamkan masyarakat bahwa ada yang perbedaan mendasar antara Jihad dan Teroriseme..

Mereka telah bangkit memerangi terorisme dengan menulis beberapa buku, diantaranya :
Meraih Kemuliaan dengan Jihad

Mereka adalah teroris

Silahkan kunjungi juga beberapa karya tulis mereka memerangi teroris di beberapa situs :
http://www.assalafy.or.id
http://www.darussalaf.or.id
http://www.asysyariah.com

Mereka semua ini adalah sebgian besar merupakan Alumni Darul Hadits Dammaj dan menjadi bukti otentik apa sebenarnya yang mereka peroleh ketika menuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj baik ketika Syaikh Muqbil bin Hady masih hidup ataupun sesudah wafatnya.

Keempat : Saat tulisan ini kami tulis, Ribuan penuntut ilmu di Darul Hadits Dammaj sendiri sedang bahu membahu dengan aparat keamanan pemerintah Republik Negeri Yaman dalam memerangi Pemberontak Syi’ah dan telah jatuh korban dari pihak penuntut ilmu Darul HaditsDammaj. Bagaimana mungkin ma’had yang dikaitkan dengan pendidikan teroris dengan sukarela bahu membahu dengan Pemerintah Yaman yang terang-terangan telah dikafirkan oleh Jaringan Al-Qaeda Yaman. Bahkan ada sekitar 40 orang Penuntut ilmu Di Darul Hadits Dammaj yang saat ini merupakan anggota Militer Republik negeri Yaman yang masih aktif.. Bagaimana mungkin aparat kemanan mau hidup bertetangga dan menjadi penuntut ilmu di tempat yang dituduh menyebarkan paham terorisme ???

Akhir kata , Tulisan ini mudah-mudahan dapat membantu menpeis tuduhan terhadap Syaikh Muqbil Bin Hady Al-Wadi’iy dan Ma’hadnya yang dikaitkan dengan pendidikan Terorisme. Walaupun saya yakin para alumni Darul Hadits Dammaj yang saat ini berada di Indonesia akan menulis bantahan yang jelas lebih lengkap dan terarah.
Tulisan ini kami buat di kota Dzamar , Yaman. Hampir sebulan kami telah meninggalkan Darul Hadits Dammaj dalam keadaan perang masih berkecamuk. Sebenarnya rekan-rekan yang berada di Darul Hadits Dammaj yang lebih berhak untuk membuat tulisan ini akan tetapi dikarenakan terjadinya perang di provinsi Sa’ada yang Dammaj termasuk di dalamnya maka akses internet dan Ponsel diputus oleh Pemerintah Yaman untuk menutup ruang gerak Pemberontak sehingga tentunya rekan-rekan kami yang berada di sana tidak mengetahui isu yang berkembang di Indonesia.

Ditulis oleh :
Zakariya As-Banjary
Dzamar, Yaman

3 Tanggapan to “Penjelasan Isi Surat Teroris syaefuddin Zuhri”

  1. Abu Basheer Says:

    Wah…
    Jazakalloh akhi atas pencerahan yg antum upayakan.
    Namun musykilah ana pada antum adalah :
    Bahwa di damaj sedang terjadi perang, dan Ribuan ahlis sunnah bahu-membahu memerangai Syi’i, lantas dimanakah posisi antum saat ini dalam timbangan syar’i …?? kok malah meninggalgan Damaj yg sedang menjadi medan pertempuran..?? Lantas sebutan apakah yg pas dari syari’at untuk orang spt antum……??
    ( Kalamuka “Hampir sebulan kami telah meninggalkan Darul Hadits Dammaj dalam keadaan perang masih berkecamuk..” )

  2. YonY23 Says:

    hanya orang yang punya ilmu yg paling baik memberikan pendapat,sedangkan bagi yg hanya memiliki pemahaman setengah bahkan hanya secuil dari berita…maka carilah dulu beritanya baru memberikan komentar…baarokallohufiikum

  3. Abu Basheer Says:

    hanya orang yang punya ilmu yg paling baik……, yang bisa membedakan antara Pertanyaan & Komentar….Ehh, Bukan Komentar… Tetapi Tanggapan bung….., sesuai dng qoidah dalam Blog antum…..
    Jazaakalloh atas do’a antum….Amiin……!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: