NORDIN TEWAS, SUKA CITA KAUM MUSLIMIN DAN KESEDIHAN KAUM TERORIS KHAWARIJ


Bismillah…

Sebagai seorang muslim yang masih berada diatas fitrahnya yang suci, sudah tentu merasakan kegembiraan ketika mendengarkan berita tentang tewasnya seseorang yang dikenal sebagai salah satu gembong teroris Khawarij di masa kini, yang gemar melakukan tindakan kejahatan dan menumpahkan darah manusia, tidak terlepas pula tertumpahnya darah-darah kaum muslimin. Namun berbeda halnya dengan seorang yang telah tertanam padanya benih-benih pemikiran khawarij, dia tentu akan merasa sedih dengan terbunuhnya salah satu dari tokoh mereka,yang selama ini dianggap “berjihad” dengan cara-caranya. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang menggelarinya dengan sebutan “mujahid” atau “mati syahid”.

Kaum Muslimin yang kami muliakan, termasuk diantara petunjuk didalam Islam yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam dan para sahabatnya adalah tidak menampakkan kesedihan dengan tewasnya tokoh-tokoh teroris khawarij. Bagaimana mungkin seseorang bersedih, sementara mereka dengan melakukan tindakan membabi buta tanpa mengikuti koridor syari’at Islam yang telah diajarkan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan para sahabatnya dan melakukan berbagai tindakan teror yang menyebabkan ketakutan kaum muslimin yang hidup di dalam negeri mereka sendiri. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا
“Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti seorang muslim lainnya.”
(HR.Abu Dawud (5004) dari beberapa sahabat Nabi )

Oleh karenanya, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan tegas menyebut mereka kaum khawarij sebagai anjing-anjing neraka. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

الْخَوَارِجُ كِلَابُ النَّارِ
“Khawarij adalah anjing-anjing neraka.”
(HR.Ibnu Majah:173, dari Ibnu Abi Aufa radhiallahu anhu)

Demikian pula halnya para sahabat Nabi –semoga Allah meridhai mereka- tidak merasa sedih dengan meninggalnya tokoh-tokoh teroris khawarij, bahkan sebaliknya dengan menampakkan perasaan gembira dan bersyukur atas meninggalnya. Diriwayatkan dari Abu Ghalib berkata: Abu Umamah –radhiallahu anhu- melihat kepala-kepala (kaum khawarij) yang dipajang ditangga masjid Damaskus, lalu Abu Umamah berkata:
كِلَابُ النَّارِ شَرُّ قَتْلَى تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ خَيْرُ قَتْلَى من قَتَلُوهُ

“Anjing-anjing neraka, (mereka) seburuk-buruk yang terbunuh di bawah kolong langit,dan sebaik-baik yang terbunuh adalah yang mereka bunuh.”
Lalu Abu Umamah berkata: “Sekiranya aku tidak mendengar hadits ini (dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam) sekali, dua kali sampai tujuh kali, aku tidak akan memberitakannya kepada kalian.”
(HR.Tirmidzi:3000)

Perhatikanlah hadits ini yang menunjukkan betapa seringnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam memberi peringatan kepada umatnya dari bahaya kaum khawarij ini.

Demikian pula yang dilakukan Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu,sebagaimana yang diriwayatkan oleh Zabban bin Shabirah Al-Hanafi bahwa ia berkata ketika menceritakan keikutsertaannya dalam perang Nahrawan dalam menumpas kaum Khawarij:
“Aku termasuk yang menemukan dzu tsadyah, lalu menyampaikan berita gembira ini kepada Ali radhiallahu anhu dan aku melihatnya sujud yang menunjukkan kegembiraannya.”
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf: 8424)

Yang dimaksud Dzu tsadyah adalah salah seorang dari kalangan khawarij yang diberitakan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, Dzu tsadyah artinya yang memiliki benjolan pada bagian tangannya yang menyerupai payudara, bagian atasnya seperti puting payudara yang memiliki bulu-bulu kecil mirip kumis kucing. (Fathul Bari:12/298)

Demikianlah sikap para ulama salaf dalam menyikapi kaum teroris khawarij.Semoga Allah memelihara kita semua dari kejahatan dan makar mereka, dan semoga Allah menyelamatkan kaum muslimin dari berbagai pemikiran dan syubhat mereka yang menyesatkan manusia dari jalan Allah Azza Wajalla. Benarlah ucapan Abul ‘Aliyah rahimahullah:

إن علي لنعمتين ما أدري أيتهما أعظم أن هداني الله للإسلام ولم يجعلني حروريا

“Sesungguhnya aku merasakan dua kenikmatan yang aku tidak mengetahui manakah diantara dua kenikmatan tersebut yang terbesar: ketika Allah memberi hidayah kepadaku untuk memeluk islam, dan tidak menjadikan aku sebagai haruri (khawarij).”
(diriwayatkan Abdurrazzaq dalam Al-Mushannaf:18667)

Ditulis oleh:
Abu Karimah Askari bin Jamal
28 Ramadhan 1430 H.

11 Tanggapan to “NORDIN TEWAS, SUKA CITA KAUM MUSLIMIN DAN KESEDIHAN KAUM TERORIS KHAWARIJ”

  1. sasa Says:

    salafi budak thogut,.

  2. andreas Says:

    kebanyakan ilmu malah SALAh FIkir

    • YonY23 Says:

      nunjuk yg mana nih…pasti yg kamu tunjuk orang2 seperti ta’limnya…khawarij…mu’tazillah…sururi…sufiyah…tabligh…and so on…mereka mengaku2 mengikuti petunjuk Rasul SAW dan para Sahabatnya (salafush sholeh) tapi mereka merubah se-enaknya sesuai dengan nafsunya…termasuk merubah definisi dan fiqh JIHAD seperti orang2 pengikut majelis ta’limnya Noordin/imam samudra dan se-contohan mereka…khan ??? mereka lah salafi=salah fikir sesat

      • Abu Basheer Says:

        Ya Akhi Yon…
        Hal pokok manakah yang dengan gampangnya antum menuduh seorang muslim dng sebutan Khawarij…??
        Jangan-jangan antum & gerombolan antum yg lebih mendekati ciri-ciri Khawarij…..!!

      • YonY23 Says:

        kalo ilmu antum berdasarkan hadist2 sahih…Rasul SAW telah menunjukkan banyak tanda2 seseorang di katakan berpahaman khariji=khawarij…antum belajar azza dulu tapi belajarnya sama ulama sekaliber syaikh Muqbil+Syaikh Utsaimin dll…dalam buku2 mereka dan masih banyak karangan lain yg di tulis oleh Ulama2 Rabbani…yg menunjukkan apa dan siapa khawarij dan cara2 mengenali manhaj dan identitas mereka…barokallohu fiikum

      • aburusydaqoyyiima Says:

        Ya akhi….
        Alhamdulillah disamping banyak mengambil manfaat dari ulama sekaliber Syaikh Al Albany, Syaikh Ibn Utsaimin & Syaikh Ibn Bazz Rohimahulloh, Kami juga banyak mengambil manfaat dari ulama-ulama yang lain sekaliber Syaikh Muhammad Bin Ibrahim, Syaikh Al Amin Asy Syinqithy, Syaikh Hamuud Ibn Uqlo’ As Syu’aiby, Syaikh Ibn Jibrin melalui Karya-karya besar mereka…., dan Alhamdulillah kami ndapati mutiara-mutiara Pemahaman & Akhlaq Salaf didalamnya….
        Jadi, Boleh dong Antum Juga Sharing pada kita semua apa aja tuh hadist2 sahih yang antum jadikan landasan… (Kalamuka : “…berdasarkan hadist2 sahih…Rasul SAW telah menunjukkan banyak tanda2 seseorang di katakan berpahaman khariji=khawarij…”) sehingga dengannya Antum berhasil menyematkan Vonis Khoriji pada orang-orang yang Antum mendapati TANDA-TANDA itu yang mana Ana secara pribadi mengira bahwa Antum belum pernah berjumpa dengan salah satu diantara mereka, Apalagi melakukan Tabayyun…..
        Setahu kami Ciri Pokok Khawarij diantaranya :
        1. Mudah Mengkafirkan seseorang hanya sekedar dikarenakan kemaksiyatan yg dilakukannya, baik ybs istihlal maupun tidak dianggapnya sama saja telah Kafir.
        2. Lebih Keras permusuhannya dengan orang-orang yg masih berstatus Muslim daripada permusuhannya kepada orang-orang Kafir & Musyrik.
        Adapun, jikalau kita mendapati ciri tersebet pada seseorang yg kita ketahui keislamannya-pun, baiknya tidak gegabah melakukan VONIS tanpa klarifikasi atau Tabayyun dng ybs, Ahsannya secara langsung…..
        Monggo kita dibagi Ilmunya dari As Samahatusy Syaikh YonY23…..

  3. sugiyanto Says:

    keliatane yang lebih mierip anjing anjing kaliah deh yang suka jilat sana sini ( antek thoghut )

    • YonY23 Says:

      apakah antum Anggota FAN’s CLUB Nurdin Mampus TOP ??? wah pantasen ngamuk…islam di nodai dengan citra teroris malah dukung pelaku…Allohu Musta’an

  4. Abu Basheer Says:

    Wong ya baru tanda-tanda aja kok ya bisa langsung dijatuhi vonis Khariji…..wah..wah…..Hebat ni As Samahatusy Syaikh YonY23, kemungkinan besar Syaikh sudah Khatam semua kitab Karya Syaikh Ibn Utsaimin….Smoga aja…..

  5. aburusydaqoyyiima Says:

    Ya akhi….
    Alhamdulillah disamping banyak mengambil manfaat dari ulama sekaliber Syaikh Al Albany, Syaikh Ibn Utsaimin & Syaikh Ibn Bazz Rohimahulloh, Kami juga banyak mengambil manfaat dari ulama-ulama yang lain sekaliber Syaikh Muhammad Bin Ibrahim, Syaikh Al Amin Asy Syinqithy, Syaikh Hamuud Ibn Uqlo’ As Syu’aiby, Syaikh Ibn Jibrin melalui Karya-karya besar mereka…., dan Alhamdulillah kami ndapati mutiara-mutiara Pemahaman & Akhlaq Salaf didalamnya….
    Jadi, Boleh dong Antum Juga Sharing pada kita semua apa aja tuh hadist2 sahih yang antum jadikan landasan… (Kalamuka : “…berdasarkan hadist2 sahih…Rasul SAW telah menunjukkan banyak tanda2 seseorang di katakan berpahaman khariji=khawarij…”) sehingga dengannya Antum berhasil menyematkan Vonis Khoriji pada orang-orang yang Antum mendapati TANDA-TANDA itu yang mana Ana secara pribadi mengira bahwa Antum belum pernah berjumpa dengan salah satu diantara mereka, Apalagi melakukan Tabayyun…..
    Setahu kami Ciri Pokok Khawarij diantaranya :
    1. Mudah Mengkafirkan seseorang hanya sekedar dikarenakan kemaksiyatan yg dilakukannya, baik ybs istihlal maupun tidak dianggapnya sama saja telah Kafir.
    2. Lebih Keras permusuhannya dengan orang-orang yg masih berstatus Muslim daripada permusuhannya kepada orang-orang Kafir & Musyrik.
    Adapun, jikalau kita mendapati ciri tersebet pada seseorang yg kita ketahui keislamannya-pun, baiknya tidak gegabah melakukan VONIS tanpa klarifikasi atau Tabayyun dng ybs, Ahsannya secara langsung…..
    Monggo kita dibagi Ilmunya dari As Samahatusy Syaikh YonY23…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: