10 Acara TV Yang Harus Di Waspadai


Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat meminta
masyarakat untuk mewaspadai 10 program acara yang dianggap bermasalah yang
ditayangkan sembilan stasiun TV swasta nasional Indonesia.

Ketua KPI Pusat, Sasa Djuarsa Yahya dalam jumpa pers di kantor KPI di Jakarta,
Jumat mengatakan 10 program acara TV tersebut yaitu Cinta Bunga (SCTV), Dangdut
Mania Dadakan 2 (TPI), Extravaganza (TransTV), Jelita (RCTI), Mask Rider Blade
(ANTV), Mister Bego (ANTV), Namaku Mentari (RCTI), Rubiah (TPI), Si Entong
(TPI), dan Super Seleb Show (Indosiar).

Sasa mengatakan dari hasil pantauan KPI selama periode 1 – 13 April, 10 acara TV
tersebut paling banyak melanggar Standar Program Siaran KPI, antara lain
melanggar norma kesopanan dan kesusilaan dengan banyak menampilkan kekerasan,
menampilkan kata-kata kasar, merendahkan dan melecehkan orang lain.

Untuk Sinetron Cinta Bunga yang diputar SCTV, KPI menilai terlalu menampilkan
kekerasan secara verbal yaitu memaki dan merendahkan orang lain, selain tidak
mencantumkan klasifikasi acara.

Sedangkan acara variety show “Extravaganza`” TransTV menampilkan rangkaian
tindakan yang mengesankan tindak kekerasan dengan atau tanpa alat, banyaknya
kekerasan secara verbal, percakapan mengarah ke makna yang vulgar dan tidak
memperhatikan norma kesopanan serta kesusilaan.

Acara Dangdut Mania Dadakan 2 TPI, KPI menyimpulkan terlalu menampilkan
kata-kata kasar, melecehkan dan merendahkan orang lain secara khusus sering
melecehkan orang dengan kelompok dan bentuk fisik tertentu, percakapan mengarah
ke makna yang vulgar dan tidak memperhatikan norma kesopanan serta kesusilaan.

Sementara Sinetron Jelita RCTI terlalu menampilkan kekerasan fisik secara khusus
kekerasan terhadap anak, menampilkan kekerasan verbal yaitu memaki dengan
kata-kata kasar, tidak memperhatikan norma kesopanan dan tidak mencantumkan
klasifikasi acara.

Sinetron Komedi Mister Bego dari ANTV terlalu menampilkan kekerasan fisik,
menampilkan adegan mengarah ke seks, menampilkan kata-kata kasar, tidak
memperhatikan norma kesopanan dan tidak mencantumkan klasifikasi acara.

Sedangkan Serial Anak “Mask Rider Blade” ANTV merupakan acara non-kartun (riil),
menampilkan kekerasan fisik yang cukup intens dalam bentuk perkelahian /
pertarungan, dan tidak menampilkan klasifikasi acara akan tetapi ada logo “Star
Kids”.

Sinetron “Namaku Mentari” di RCTI, KPI menilai terlalu menampilkan kekerasan
fisik secara khusus kekerasan terhadap anak, menampilkan kekerasan verbal yaitu
memaki dan kata-kata kasar, tidak memperhatikan norma kesopanan dan tidak
mencantumkan klasifikasi acara

Untuk Sinetron Rubiah TPI, KPI melihat terlalu menampilkan kata-kata kasar,
melecehkan dan merendahkan orang lain secara khusus ada muatan melecehkan orang
dengan kelompok dan bentuk fisik tertentu, menampilkan kekerasan fisik, tidak
memperhatikan norma kesopanan serta mencantumkan klasifikasi acara secara
sekilas.

Sementara Sinetron Komedi Si Entong dari TPI juga terlalu banyak kata-kata
kasar, memaki, dan melecehkan orang lain, penggambaran anak yang tidak mendidik
(anak berkata kasar, anak berpacaran), penggambaran tentang guru yang
melecehkan, tidak memperhatikan norma kesopanan serta tidak mencantumkan
klasifikasi acara.

Sedangkan acara variety show Super seleb Show di Indosiar, KPI melihat terlalu
menampilkan rangkaian kata-kata kasar, melecehkan dan merendahkan orang lain
(secara khusus sering melecehkan orang dengan kelompok dan bentuk fisik
tertentu), tidak memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan.

Sasa mengatakan banyak stasiun TV yang tidak mencantumkan klasifikasi acara
(penggolongan program siaran berdasarkan usia khalayak penonton), yaitu A
(Anak), R (Remaja), D (Dewasa), dan SU (Semua Umur).

“Banyak acara non-anak yang dianalisis ditayangkan pada jam anak biasa menonton
TV, sehingga potensi masalah menjadi lebih besar karena dapat berdampak pada
penonton anak yang umumnya tidak kritis,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: