Susu Formula Bayi Berbahayahkah?


Gara-gara bakteri sakazaki atau yang punya nama keren Enterobacter
Sakazakii Bacteria
, maka rusaklah susu sebelanga. Dan yang lebih keren
lagi, mampu membuat ibu-ibu di republik ini menjadi blingsatan.
Yang namanya bakteri, sudah pasti imut dan mungil. Bahkan saking
kecilnya, kudu pake alat khusus buat memastikan keberadaan makhluk
tuhan paling seksi ini. namun, meski kecil, ternyata bisa mengakibatkan
keresahan luar biasa di sebuah negara yang bernama Indonesia. Sudah
begitu, para petinggi di republik ini atau pihak terkait yang
berkompeten dengan masalah ini memilih bungkam. Pasalnya, hingga
posting ini ditulis, belum ada satu pun klarifikasi yang menyatakan
produk mana saja yg sudah tercemar bakteri seksi tersebut.
Menurut info resmi dari para peneliti Fakultas Kedokteran Hewan
Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terdiri dari Dr. Sri Estuningsih,
Drh. Hernomoadi Huminto MVS, Dr. I. Wayan T. Wibawan, dan Dr. Rochman
Naim, pihaknya menemukan adanya produk susu dan makanan bayi yang
tercemar bakteri Enterobacter Sakazakii. Produk yg kesemuanya merupakan
produk lokal tersebut dipasarkan antara bulan April – Juni 2006. Info
lengkap bisa dibaca di situs resmi milik IPB.
Namun rupanya, temuan adanya bakteri ini di produk susu tak hanya
ada di produk lokal. Produk dari negeri seberang pun juga tercemar
bahkan hal itu sudah terjadi sejak tahun 2002 lalu. Pada akhir tahun
2003, Chantal Kandhai dari Wageningen University, Netherlands merilis
temuan bakteri tersebut di produk susu keluaran Nestle. Sebelumnya, di awal tahun 2003, Mead Jhonson juga pernah menarik 3030 kaleng produk susu mereka karena tercemar bakteri tersebut. Info lengkap bisa dibaca di sini.
Syukurlah, akhirnya pemerintah mulai melibatkan diri meski kejadian
tersebut sempat membuat resah karena munculnya informasi yang masih
simpang siur. Menurut Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib saat
jumpa pers di Gedung Depkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta
Pusat, Jumat (29/2/2008), dirinya sudah menginstruksikan stafnya untuk
melakukan penelitian secara menyeluruh terhadap produk susu formula
yang beredar di republik ini. Selain untuk memastikan keberadaan
bakteri Enterobacter Sakazakii, BPOM juga mencari bakteri lain yang
berbahaya bagi bayi, seperti E coli dan Salmonella.
Menurut Husniah, butuh waktu sekitar dua bulan untuk melakukan
penelitian tersebut. Perlu diketahui, saat ini ada sekitar 96 produk
susu formula yg beredar di pasaran. Soal hasil penelitian, Husniah
memastikan bahwa apapun temuan mereka nanti akan dipublikasikan secara
luas dan terbuka kepada masyarakat.
Sebelumnya (27/02/2008), Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari sempat mengeluarkan pernyataan aneh. Seperti dikutip dari DetikNews,
Menkes yg sempat menarik bukunya yg salah terjemah mengatakan bahwa apa
yg dilakukan IPB adalah hal yang aneh. Menurutnya, tiada angin tiada
hujan tiada yg mencret2, tiba2 IPB melakukan penelitian.
Yaaa .. ibu … kalo dah sejuta bayi tewas gara-gara mencret setelah
mengkonsumsi susu tersebut baru diadakan penelitian, ya buat apalagi.
Justru sebelum ada kabar bayi tewas inilah makanya perlu diadakan
penelitian secara rutin sehingga produksi susu formula yg ada di
republik ini semakin terjaga kualitasnya. Piyyee toh bu .. jadi menteri
koq punya pola pikir aneh begitu !
Bercerita soal mengkonsumsi susu formula keluaran Nestle,
dua anak saya, sama-sama pernah menderita diare, mencret, muntah saat
berumur 9 bulan. Anak pertama harus dirawat 6 hari di rumah sakit pada
tahun 2002, sedang anak kedua, juga harus dirawat di rumah sakit selama
6 hari pada tahun 2007 lalu. Betul bahwa diagnosis dokter saat itu
tidak menemukan korelasi antara mencret dengan bakteri sakazakii.
Namun, dugaan saya pada waktu itu, ada hubungan antara susu yg diminum
dg kejadian yg menimpa anak saya tersebut. Namanya dugaan, bisa jadi
benar, bisa juga salah

Ditulis dalam Kesehatan. Tag: . Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: